Wednesday, August 14, 2013

Apa Itu Business Plan?


Business plan, mungkin sesuatu yang sangat asing bagi orang awam, tapi istilah ini memiliki arti yang penting bagi para wirausahawan. Maka di tulisan ini saya akan membahas tentang business plan.
Business plan terdiri dari dua kata yaitu “Business”dan “Plan”. Business dalam bahasa Indonesia berarti bisnis. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bisnis adalah usaha dagang; usaha komersial di dunia perdagangan; bidang usaha. Plan dalam bahasa Indonesia berarti rencana. menurut kamus besar bahasa Indonesia, rencana adalah rancangan; buram (rangka sesuatu yang akan dikerjakan). Jadi business plan adalah rancangan dalam usaha dagang.

Mengapa Bisnis Plan Itu Sangat Penting?

Business plan ini merupakan peta kita dalam menghadapi dunia kewirausahaan karena business plan mencakup tujuan yang ingin dicapai dan cara mencapai tujuan. Dan biasanya tujuan kita adalah meraih hasil semaksimal mungkin dengan usaha seminimal mungkin, maka dalam berwirausaha berpedoman pada rumus:

"Memiliki Peta yang salah itu mengerikan, tetapi lebih mengerikan jika kita tidak memiliki peta" -  Budi Laksono Putro S.SI., M.T.


Keuntungan =  Pasar - Produksi

Sebelum kita membuat Business plan ada baiknya kita mengidentifikasi masalah. Orang harus berani mengambil sebuah masalah. dibalik sebuah masalah ada sebuah resiko. resiko terbagi menjadi dua yaitu resiko positif dan negatif. tinggal bagaimana cara mengubah resiko itu menjadi positif


"Tidak ada masalah dengan masalah, yang menjadi masalah adalah cara kita yang salah dalam menyikapi masalah." - Abdullah Gymnastiar


Dalam berwirausaha kita tentu harus memiliki strategi-strategi khusus. Untuk menganalisanya kita membutuhkan analisis SWOT. SWOT adalah sebuah singkatan yaitu strengths, weaknesses, opportunities dan threats. SWOT ini terbagi menjadi factor internal yaitu, strengths dan weaknesses; dan factor ekternal yaitu opportunities dan threats
  • Strengths adalah kekuatan yang kita miliki
  • Weaknesses adalah kelemahan yang kita miliki
  • Opportunities adalah peluang yang ada
  • Threats adalah ancaman yang ada

keempat elemen ini akhirnya membentuk sebuah diagram seperti ini




Strengths
Weaknesses
opportunities
I
II
threats
III
IV

Diagram ini menunjukan apa saja strategi yang harus disiapkan dalam business plan yaitu:


  • I adalah strategi dalam mengambil peluang dengan kekuatan yang dimiliki. (Strengths- opportunities)
  • II adalah strategi dalam mengatasi kelemahan yang menghambat peluang.( Weaknesses- opportunities)
  • III adalah strategi dalam menghadapi ancaman dengan kekuatan yang dimiliki.( Strengths- threats)
  • IV adalah strategi dalam mengatasi kelemahan yang mampu menghasilkan ancaman menjadi nyata.( Weaknesses- threats)

Setelah kita mengetahui strategi apa saja yang dilakukan, maka sebuah rencana hanya akan menjadi sebuah rencana apabila tidak dilakukan. Dalam melakukan wirausaha harus berpedoman dengan business plan yang dibuat. Maka dilakukanlah pengecekan apakah yang dilakukan sudah sesuai dengan business plan. Terbentuklah sebuah siklus yaitu:

PlanDo Check

Tidak menutup kemungkinan merevisi sebuah business plan, apalagi SWOT itu bersifat dinamis. Dimana yang kita rencanakan sudah tidak sesuai pasar maka sebaiknya merevisi business plan karena dalam berwirausaha kita harus mengetahui kondisi pasar. Walaupun business plan sudah berubah, kita harus melakukan sesuai dengan business plan yang sudah direvisi. Harus pula melakukan pengecekan apakah sudah sesuai business plan.

"Bermimpilah, buatlah tujuan dari mimpi Anda, buatlah rencana, lakukan rencana, dan capailah mimpi Anda" - anonim

Kesimpulan

Seperti yang saya paparkan diatas, dapat dilihat semua yang kita lakukan mengacu pada business plan yang dibuat. Business plan juga merupakan parameter kesuksesan.  Coba anda bayangkan apabila melakukan wirausaha tanpa business plan kita tidak dapat mempunyai parameter kesuksesan. Kesuksesan itu bukan menjadi kaya tetapi sukses adalah keberhasilan dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai.
Dalam membuat Business Plan perlu juga mengetahui pasar. jika tidak maka kerugianlah yang akan didapat.

"Keuntungan lain dalam berbisnis adalah bertambahnya ilmu, pengalaman dan wawasan." - Abdullah Gymnastiar


Tulisan ini saya buat untuk memenuhi tugas akhir Mata Kuliah Kewirausahaan yang diampu oleh Bapak Budi Laksono Putro ( http://Budi.staf.upi.edu )
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA ( http://cs.upi.edu )