Monday, March 30, 2015

Menurut Dwi Febrian Handriyanto (2009)  Mikrotik dipilih sebagai router pada suatu jaringan karena fiturnya yang lengkap dengan harga yang relative murah, System keamanan yang tinggi, tools yang lebih banyak dan tidak membutuhkan spesifikasi computer yang tinggi dan menurut Andi Zainul Albaab (2012) sistem keamanan mikrotik tidak hanya tinggi, tetapi juga informatif dan mudah diatur bagi penggunanya. Hal ini sejalan Menurut Dedi Cahyadi(2010) Fitur tunneling dengan EoIP dalam mikrotik  dapat dimanfaatkan untuk membuat bridging antar perangkat Mikrotik untuk menghubungkan dua atau lebih kantor suatu organisasi/lembaga melalui jaringan internet, sehingga seolah-olah kantor-kantor tersebut terhubung dalam satu segmen jaringan intranet. Dalam aspek keamanan, walau EoIP tidak memberlakukan enkripsi seperti VPN-IP, namun administrator dapat mengaktifkan fungsi firewall/filtering dan monitoring pada interface-interface EoI. Dari sisi biaya, dengan menggunakan jaringan Internet, dapat dibangun sebuah jaringan private (Mikrotik) di atas jaringan public yang biayanya relatif lebih murah dibandingkan dengan sewa layanan VPN-IP.Menurut Setya Wijayanta dan Muslihudin (2013) fitur Mikrotik Web Proxy dengan dapat memfilter situs dan dapat mengatur waktu penggunaan suatu situs, misalnya jejaring soial. Menurut Achmad Syaiful Arba’i  (2013) router Mikrotik dapat membuat koneksi internet menjadi stabil walaupun digunakan secara bersamaan. Router Mikrotik dapat memanajemen bandwidth sesuai dengan kebutuhan. Lalu router ini dapat memanajemen user sehingga dapat membedakan user yang mendapat prioritas lebih.

Referensi

Albaab, A. Z. (2012). Sistem Pengatur Keamanan Mikrotik SSH Berbasis Web.
Arba’i, A. S. (2013). MANAJEMEN USER DAN BANDWIDTH PADA HOTSPOT CV. AGUNG TOURIS SERVICE MENGGUNAKAN ROTER MIKROTIK.
Cahyadi, D. (2010). Pemanfaatan Fitur Tunneling Menggunakan Virtual Interface EoIP di MikrotikRouterOS Untuk Koneksi Bridging Antar Kantor Melalui Jaringan ADSL Telkom Speedy. Jurnal Informatika Mulawarman, 50-54.
Handriyanto, D. F. (2009). KAJIAN PENGGUNAAN MIKROTIK ROUTER OS™ SEBAGAI ROUTER PADA JARINGAN KOMPUTER.

Wijayanta, S., & Muslihudin. (2013). PEMBANGUNAN WEB PROXY DENGAN MIKROTIK UNTUK MENDUKUNG INTERNET SEHAT DI SMK MUHAMMADIYAH 1 PATUK GUNUNGKIDUL. Jurnal Sarjana Teknik Informatika, 259-267.

0 comments :

Post a Comment